BISNIS TICKETING

Senin, 09 Februari 2015

Pla Kapong Manaow

 
 
 


     Stim ikan ini bernama Pla Kapong Manaow atau Pla Garupa dalam bahasa Thailand,atau stim ikan kerapu.Bagi yang suka ikan,menu satu ini recommended banget.Ikan kerapu yang masih segar di masak dalam kuah asam manis dan pedas,dengan irisan lemon,cabai rawit,bawang putih dan daun ketumbar,di jamin bikin ketagihan.Thai Alley adalah salah satu restoran Thailand yang menyajikan menu masakan ini dengan sempurna,otentik,dan ditambah suasana resto yang cozy dan "Thai" banget.Saat ini,Thai Alley mempunyai tiga cabang di Jakarta,salah satunya di Pacific Place SCBD,Food Street Leve 5,yang saya acungi jempol untuk pelayanannya.
 
     Di Thai Alley,berbagai minuman unik di hadirkan dengan nama-nama tempat di Thailand,seperti Krabi,Chaoprhaya,Samui,Rayong dan lainnya.Hidangan seafood di sajikan dengan bumbu khas Thai yang menggugah selera.Tak ketinggalan,salad "legendaris" ala Thai,Som Tam dan Ya Mamuang,atau salad pepaya dan mangga muda dengan taburan kacang mede.Membayangkannya,selalu bikin saya ngiler,hmmm....

     Bagi penyuka sayuran,di Thai Alley di hidangkan beberapa macam tumisan sayuran,seperti brokoli,kangkung dan tentu saja pucuk labu.Satu yang unik adalah,kerupuk kulit yang di masak dengan udang dengan saus manis pedas.
Well,Food Lover,selain di Pasific Place,Thai Alley mempunyai cabang lain di Gandaria city,terletak di Ground Floor,Jalan Iskandar Muda ,Gandaria,Jakarta Selatan,dan Thai Alley di Puri Indah Mall lantai 2,Jalan Puri Indah Raya,Jakarta Barat.Bagi Food Lover,yang suka memasak dan mau mencobanya sendiri di dapur,berikut adalah resep Pla Kapong Manao*



Bahan-bahan:

1 ekor ikan segar kerapu,bisa di ganti dengan Seabass,atau Baramundi,dengan berat sekitar 500-700    gram.Bersihkan,buang isi perut.Bisa di sayat melebar pada badan ikan atau di kerat saja pada bagian perut
2 batang serai,ambil putihnya saja
3 siung bawang putih,cincang kasar
3 buah chili paddy,atau bisa di ganti dengan cabai rawit,potong kasar,jika tak ingin terlalu pedas,dan cincang halus untuk rasa yang lebih pedas.
1 buah lemon,iris tipis atau bisa di peras airnya saja
3 sdt saus ikan
2 sdt gula merah yang sudah dicairkan
50 gram daun ketumbar,cincang kasar
50 gram seledri,ambil daunnya saja
Air dan garam secukupnya


Cara Memasak:

Masukkan batang serai dalam perut ikan yang sudah dibersihkan,atau letakkan pada bagian bawah ikan yang di sayat melebar
Letakkan di atas piring cekung,agar ikan bisa terendam dalam saus
Campurkan bawang putih,cabai,dan daun ketumbar,gula merah cair,tambahkan air,garam,irisan lemon secukupnya,kemudian siramkan diatas ikan sampai permukaan ikan terendam merata oleh saus
Kukus dalam panci,selama 7-12 menit
Angkat,tambahkan daun seledri


Selamat Mencoba :)


*) Pla : Ikan
    Kapong : Sejenis ikan Baramundi/Kerapu
    Manaow  : Jeruk Lemon 
 

Senin, 02 Februari 2015

Tips Kecil Memasak Gado-Gado




 

     Membuat gado-gado selalu gampang-gampang susah ya,disamping bumbu kacangnya yang memang harus pas komposisi rasanya,sayurannya harus segar dan tidak terlalu matang saat merebusnya.Pun lontong yang menjadi pendampingnya.Tekstur yang kenyal dan matang tanak seringkali diabaikan saat merebus "rice cake" satu ini.Beberapa orang cukup merebusnya untuk beberapa lama saja,sampai terlihat memadat dan matang seadanya.Sedangkan untuk mendapatkan lontong yang "pas" dibutuhkan kurang lebih tiga jam saat merebusnya.

     Beberapa kali saya menemui Gado-Gado yang terlihat dari tampilannya menarik tetapi saat di santap,rasanya kurang memuaskan.Entah dari sayurannya yang terlalu matang,lontong yang kurang kenyal,sampai tahu dan tempe gorengnya yang layu.Belum lagi,saus kacangnya yang kadang "seenaknya" saja di buat.Tak ada rasa apapun didalamnya alias hambar.Sebagian mengakalinya dengan mencampur sedikit kecap,dan jeruk limau.Tapi buat Food Lover rasa tak bisa diakali,right?

     Sedikit tips untuk membuat Gado-Gado,tambahkan sedikit soda kue dalam air rebusan,masukkan sayuran saat airnya sudah mendidih,balik sekali saja saat setengah matang,kemudian angkat dan tiriskan.Jangan tunggu sampai sayuran matang di dalam air mendidih karena proses pematangan masih terjadi saat sayuran telah diangkat dari suhu panas yang tersisa.Pematangan di luar air akan membuat sayuran lebih crunchy dan terlihat segar.Sedangkan saus kacang yang nikmat selalu pada kualitas kacang dan bumbu yang baik,boleh di lebihkan sedikit dari takaran,untuk yang menyukai rasa lebih tajam.


Selamat mencoba

Jumat, 16 Januari 2015

Singapore's Laksa

 
 
 


     Kari Laksa atau biasa disebut Laksa,adalah jenis masakan berkuah santan,khas Malaysia atau Singapore.Di Jakarta,beberapa restaurant seperti Kopitiam menyediakan menu masakan ini.Cara memasaknya gampang-gampang susah,seperti memasak kari pada umumnya.Bumbu instan banyak tersedia di supermarket,jika tak ingin terlalu repot meracik bumbu sendiri.Berikut bahan-bahan dan cara memasaknya.

Bahan-bahan:

600 gram udah galah buang kepala
100 gram tahu pong goreng
150 gram daging ayam rebus,suir-suir
150 gram mie laksa/kwetiau kering,rendam
100 gram fish cake siap pakai,iris tipis serong
3 butir telur ayam rebus,belah-belah
1,5 liter santan
1 ruas lengkuas,memarkan
3 batang serai,ambil putih memarkan
10 lembar daun jeruk purut
5 sdm minyak goreng
Gula pasir dan garam secukupnya

Bumbu halus:

12 buah cabai merah buang biji
100 gram ebi,rendam
5 siung bawang putih
10 siung bawang merah
4 cm jahe
1 sdm ketumbar sangrai
4 cm kunyit bakar
1 sdt terasi bakar

Pelengkap:

150 gram tauge,siangi
50 gram kemangi
Jeruk nipis secukupnya
Sambal terasi


Cara memasak:

Panaskan minyak,tumis bumbu halus,masukkan serai dan lengkuas,tambahkan santan,gula dan garam,didihkan.
Masukkan tahu pong,fish cake,ayam,terakhir udang sebelum diangkat.
Tata kwetiau,telur,tauge dalam mangkuk,siram dengan kuah laksa,masukkan telur rebus dan daun kemangi.
Tambahkan jeruk nipis,sajikan dengan sambal terasi

Selamat menikmati :)

Senin, 24 November 2014

Bebek Tepi Sawah

   

    Food Lover yang menggemari satu jenis unggas ini pasti pernah dengar kesohoran restoran yang satu ini.Lokasi yang dipilih selalu straregis dan hampir selalu ramai dikunjungi terutama saat akhir minggu.Kali ini saya berkesempatan mengunjungi Bebek Tepi Sawah di Living World Alam Sutra.Menu unggulan Crispy dan Grill Duck ini di bandrol harga Rp 92.000,harga yang lumayan terjangkau untuk satu porsi daging bebek nikmat ditambah urapan kacang panjang mentah atau rebus,dan tiga aneka sambal khas bali.




Dengan bumbu yang diramu khusus,bebek goreng ini benar-benar menggugah selera.



Bagi yang tidak suka goreng,bebek bakar yang dilumuri kecap ini akan sangat memanjakan lidah.Porsi nasi yang pas dan tingkat rasa pedas pada masing-masing sambal akan sangat memanjakan lidah kuliner anda.Di tambah interior khas Bali,Bebek Tepi Sawah ini menjadi tempat yang nyaman untuk casual dining dengan keluarga atau kumpul-kumpul bareng teman.Selain di Living World Alam Sutra,Bebek Tepi Sawah juga membuka cabang lain di Pondok Indah Mall 2,Cilandak Town Square,Bay Walk Mall Pluit,dan tiga lokasi di Bali.Well,Food Lover,it is recomended!

Jumat, 15 Agustus 2014

Tutug Oncom

 
     Orang sunda biasa menyebutnya TO,makanan yang dulunya dianggap makanan masyarakat kurang mampu ini,karena bagi mereka yang susah beli beras,nasi yang mereka makan di campur dengan oncom agar bertambah banyak.Tapi sekarang,makanan ini sudah "naik kelas"disajikan tidak hanya di warung-warung kecil pinggir jalan,tapi juga di resto-resto.Di Rumah Payung,Jalan Ranca Kendal 99,Bandung menyajikan TO nikmat dengan suasana restoran yang cozy,dengan meja-meja di tata ala lesehan,dan menghadap pada pemandangan yang indah.Disajikan dengan lalapan,tumis kangkung,gepuk daging sapi,dan tak ketinggalan ikan asin pakang plus sambal terasi.
 
 

 
    Tutug Oncom mempunyai rasa yang khas,dengan bulir-bulir kacang diantara nasi yang hangat,karena biasanya disajikan dadakan,ditambah "sambal goang" saja,yang terbuat dari ulegkan cabe hijau,sedikit garam dan bawang putih.Rasanya sudah sangat mantap abisss...
Di Tasik Malaya,TO selalu menjadi favorit pecinta kuliner Sunda.Di Bandung,berbagai level rumah makan menyajikan Tutug Oncom dengan variasi lauk pauk sesuai selera.
Mangga diraosan Tutugna :)

 
 

Minggu, 10 Agustus 2014

Soto Ambengan

 
 
 
 
 
Ini adalah soto daging di Soto Ambengan "Cak Har" yang ada di Blok M Square,rasanya lumayan nikmat,ditambah jeruk nipis dan sambal cabe rawit,hmmm segerrr...
Soto Ambengan yang masakan asli Jawa Timur ini memang menjamur dimana-mana,di Jakarta yang merupakan surga kuliner bagi Food Lover,mudah sekali untuk menemukan restoran atau food street yang menjual menu ini.Soto yang umumnya berisi ayam suir dan,telur rebus serta bihun ini gampang-gampang susah untuk meraciknya.Bagi yang suka masak,tak payah untuk berkutat di dapur sendiri untuk memasaknya.Tapi yang tak punya cukup waktu dan tak mau ribet untuk menyantapnya,bisa langsung saja pesan di resto atau warung yang bisa ditemukan di banyak tempat.Beberapa penjual Soto Ambengan biasanya menjual pula menu lain sepeti soto daging dan soto sulung sebagai pilihan.Soto Ambengan di area Blok M,bisa ditemui di Blok M Square lantai UG,pintu Mutiara/Zamrud 1,Jalan Melawai,Kebayoran Baru,Jakarta Selatan.
Buat yang suka masak,berikut ini adalah resep Soto Ambengan yang bisa di coba sendiri dirumah.
 
Bahan-Bahan
 
1 buah ayam segar
5 lembar daun jeruk purut
2 batang serai,memarkan
3 liter air atau secukupnya
Royco rasa ayam
Garam dan gula pasir secukupnya
 
Bumbu Halus
 
 
8 siung bawang putih
12 siung bawang merah
4 ruas kunyit,kupas dan rajang halus
1 sdt lengkuas bubuk
2 sdt ketumbar
1 sdt jahe cincang
2 sdt merica bubuk
6 butir kemiri sangria
 
Bahan Bubuk Poyah
 
50 gram krupuk udang,goreng,tiriskan
2 sdm bawang putih goreng
1/8 garam
Haluskan semua bahan
Bahan Pelengkap
 
200 gram bihun,rendam dalam air panas selama 3 menit,tiriskan
3 batang daun seledri,rajang halus
3 batang bawang daun,rajang halus
5 butir telur rebus,potong-potong
Bawang goreng,sambal cabe rawit,jeruk nipis dan kecap manis
 
Cara Memasak
 
Rebus ayam dengan 3 liter air,tambahkan daun jeruk,serai,Royco,gula dan garam secukupnya hingga lunak
Tiriskan ayam,goreng,lalu suir-suir
Tumis bumbu halus,masukan dalam kaldu dan masak hingga cukup matang
Sajikan panas dalam mangkuk yang sudah berisi bihun,ayam suir,telur rebus,daun bawang dan seledri.
Tambahkan bawang goreng,sambal,jeruk nipis,bubuk poyah dan kecap sesuai selera.
 
 


 


Selasa, 05 Agustus 2014

Crab n Crab

     Buat para seafood lover,jenis hewan bercangkang keras ini memang benar-benar seksi.Seksi untuk dinikmati dengan bumbu apa saja,Saus padang,Lada Hitam,Dried Chilis,Saus Butter,atau di bikin sup.Rasanya belum afdhol kalau duduk di restoran seafood tanpa memesan kepiting.

Ini adalah Dried Chili Crab,yang dimasak dengan cabai kering dan daun kari,Rasanya?Hmmmm...pasti ketagihan dan ingin balik lagi buat menikmatinya.Lebih mantap jika kepiting yang disajikan jenis Mud Crab yang besar banget.Satu buah capitnya saja,bisa seukuran tangan orang dewasa,dijamin puas memakannya.
 
 
Dried Chili Crab ini saya temui di restoran Mei Keng Fatt,No1,Lorong Awan 6,Off Jalan Awan Klang Valley,68000,Selangor.Top 10 menu lainnya adalah Special Chilli Crab,Butter n Milk Crab,Winter Melon Seafood Soup,Black Pepper Shelled Prawn,Cheese Baked Oyster,Kong-Nam Style Whole Pork Rib,Stewed Dong Po Pork,Stewed Assorted Bacon Meat Rice,dan Homemade Beancurd,yang sayang jika mampir ke restoran ini untuk tidak dicicipi.
 
 
Menyeberang ke Singapore,jalan-jalan di Chinatown menjadi wajib bagi food Lover selain hunting souvenir.Food streetnya truly amazing,dan yang pasti murah meriah.Di Mosque Street no 34,ada satu restoran nyempil tapi cozy untuk nobar dan makan malam kasual yang menyajikan Black Paper Crab dan Red Chili Crab.Kebetulan,aku lebih suka mencicipi menu yang pertama.Rasa lada hitamnya mantap,dan berhubung ukuran kepitingnya yang mini,jadilah pesan sampai dua kali hahaa...
Momma Kong's Crab Shack ini buka dari jam lima sore sampai jam sebelas malam saja,dengan waiters yang familiar,rasanya betah untuk hangout di tempat ini.
 
Menyebrang lagi ke Hongkong,food lover yang suka jalan-jalan tengah malam buat cari makan,jangan melewatkan kuliner lokalnya yang super yummy di Bowrington Road.Di kedai Kui Kee ini,Dried Chili Crabnya sedikit berbeda,tapi rasanya jelas tetap maknyus.
 
 
 
Kembali ke Tanah air,langsung ke Bandung,di Jalan Anggrek No 61 Bandung Utara,tak jauh dari kawasan Dago,ada seafood restoran yang enak dan murah meriah,namanya Restoran Parit 9 Seafood.Kurang jelas kenapa pemiliknya yang dulunya mahasiswa Teknik Sipil ini menamainya Parit 9,tapi yang jelas Kepiting Saus Singaporenya mantep abis.Tiap kali ke Bandung,sempat-nggak sempat ya disempat-sempatin mampir ke rumah makan ini hehe
 
 
Pulang ke Jakarta,buat seafood lover siapa yang tak tahu Bandar Jakarta Ancol,restoran yang selalu ramai dan ngantri panjang buat pesen tempat duduk ini,terutama weekend.Berkesempatan mampir kesekian kalinya,saya selalu saja apes,karena tak pernah kebagian Kepiting Tarakan jantan Saus Padangnya,maka jadilah lobster sebagai pilihan akhir,dengan hanya di bakar dengan mentega rasanya sudah sangat istimewa.
 
Well,food lover yang cinta sama seafood,all food I had wrote just now...is recommended!!!